Cukup lama Saya menunggu Konami merilis manajer dengan Gaya Main Serangan Balik Panjang dengan rating 90 yang akhirnya penantian itu berakhir dengan hadirnya José Mourinho.
Alasan mengapa menunggu manajer dengan Gaya Main Serangan Balik Panjang adalah ketika bertahan maka pemain membentuk lini pertahanan dalam di dekat gawang dan bertahan dari posisi itu.
Konami mengemas José Mourinho bersama dua pemain lainnya, yaitu:
- Brahim Díaz; Posisi: CF; Rating: 82; Klub: Madrid Chamartin B; Gaya Main Menyerang Dan Bertahan: Penyerang Bayangan dan Dasar.
- Arda Güler; Posisi: AMF; Rating: 82; Klub: Madrid Chamartin B; Gaya Main Menyerang Dan Bertahan: No. 10 Klasik dan Dasar.
Dua pemain tersebut untuk mendukung dua Permainan Umpan, yaitu:
- Tautan Bayangan A
- Serangan: Setelah mengoper bola ke Pemain Pusat di paruh lapangan lawan, Pemain Kunci mengambil posisi di belakang Pemain Pusat dan mencoba melakukan kombinasi satu-dua atau yang lain dengannya. Saat mereka saling mengumpan, operan dan Kontrol Bola kedua pemain meningkat.
- Pemain Pusat:
- Gaya Main: Penyerang Bayangan.
- Posisi: CF.
- Pemain Kunci:
- Gaya Main: No. 10 Klasik.
- Posisi: AMF.
- 1-2 Memotong Masuk C
- Serangan: Dari sayap di sepertiga depan, Pemain Pusat mengumpan ke Pemain Kunci dan berlari ke tengah untuk menerima umpan balik. Kedua pemain mendapatkan peningkatan akurasi umpan dan kontrol bola.
- Pemain Pusat:
- Gaya Main: Sayap Produktif.
- Posisi: LWF, RWF.
- Pemain Kunci:
- Gaya Main: Penyerang Bayangan.
- Posisi: CF.
Berhubung Saya telah membeli Lionel Messi via Lionel Messi 2027 Ambassador Packs maka Brahim Díaz tidak Saya mainkan berhubung Leo Messi juga bisa dimainkan sebagai CF meskipun posisi aselinya adalah SS.
Hasil Eksperimen Bersama José Mourinho
Dari 64 laga yang Saya mainkan, 64% diantaranya bisa menang dan hanya 2% mengalami kekalahan.
Produktivitas gol pun juga lumayan tinggi dengan rata-rata 2 gol setiap laga dengan pertahanan yang cukup ketat dan rapat.

