8 November 2015

Evolusi Rekayasa Teknologi Lampu Lalu Lintas

Saat lalu lintas mulai ramai, dijalan hanya dipasang tanda berhenti (stop) dan berjalan (go). Namun karena tidak adanya interval waktu antara kedua tanda tersebut maka kecelakaan lalu lintas tidak bisa dihindari. Lampu lalu lintas mulai dipasang di Inggris di bagian luar Gedung Parlemen pada 10 Desember 1868 dengan mengandalkan tenaga dari gas.


Berikut ini adalah Evolusi Rekayasa Teknologi Lampu Lalu Lintas, yaitu:

Penambahan Lampu Kuning

Pada tahun 1920, William Potts, seorang polisi dari Detroit, Michigan adalah orang yang mempelopori penambahan lampu berwarna kuning pada lalu lintas yang mulanya hanya menggunakan dua warna yaitu merah sebagai tanda berhenti dan hijau sebagai tanda untuk berjalan.

Penambahan Penghitungan Mundur (Timer)

Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan baik yang berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor maka lampu lalu lintas memiliki satu lagi perangkat pengaman yaitu alat yang menunjukkan penghitungan mundur.

Sinkronisasi Lampu Lalu Lintas Dengan Ponsel Melalui Aplikasi

Produsen mobil terkenal asal Jerman, pada masa mendatang akan memasang aplikasi yang dapat membantu penggendara mobilnya untuk dapat menghindari lampu lalu lintas yang sedang menunjukkan warna merah atau tanda berhenti sehingga akan mudah melenggang ditengah hiruk pikuk lalu lintas.
Tidak ada komentar: