3 Februari 2016

Pandangan YLKI Terhadap Mie Instan

Dengan mencantumkan judul MENGAMBIL KENDALI KESEHATAN DI TANGAN ANDA pada statusnya di Facebook, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ingin membuka wawasan publik mengenai mie instan. Salah satu jenis makanan ini memang menjadi yang paling populer dimasyarakat karena mudah disajikan.

Ilustrasi Pandangan YLKI Terhadap Mie Instan - Dipopedia

Berikut ini adalah 4 hal pandangan YLKI terhadap mie instan, yaitu:
  1. Mie instan tidak mengandung nutrisi apapun, namun makanan ini mengandung hampir 2700 mg sodium dalam satu kemasannya.
  2. Mie instan mengandung bahan pengawet beracum TBHQ (Tert Butyl Hydroxy Quinone), yang umum ditemui di semua jenis makanan yang telah diproses, dimana bahan ini diproduksi juga di industri minyak tanah. Hanya 1 gram saja dari TBHQ dapat memberi efek muntah dan mual, tinnitus (dengungan pada telinga), delirium atau perasaan tercekik.
  3. Makanan populer ini juga mengandung monosodium glutamat (MSG) yang dapat memacu kerja sel saraf anda secara berlebihan dan dapat mengakibatkan kerusakan atau kematian, shingga disfungsi dan kerusakan otak dapat terjadi dalam berbagai stadium - hal ini bahkan memicu terjadinya penurunan kemampuan belajar, penyakit Alzheimer, Parkinson dan lainnya.
  4. Wanita yang mengkonsumsi mie instan lebih dari dua kali dalam seminggu, 68% lebih rentan terhadap penyakit metabolisme tubuh.

Alasan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan 4 hal diatas adalah sebagai bagian dari kampanye pangan sehat yang berlaku pada produk makanan cepat saji.
Tidak ada komentar: