9 Maret 2016

Bette Midler Sindir Kim Kardashian West Rayakan Hari Wanita Internasional

Hari Wanita Internasional yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 8 Maret menjadi momen penting bagi setiap wanita dan banyak orang untuk meningkatkan kesadaran pentingnya peranan wanita dalam berbagai sektor kehidupan.

Screenshot Laman Facebook Bette Midler Dan Kim Kardashian West
Screenshot Laman Facebook Bette Midler Dan Kim Kardashian West

Amerika Serikat dan Rusia menjadi negara pertama yang merayakan Hari Wanita Internasional sejak tahun 1909 seiring dengan berkembang pesatnya dunia perindustrian yang di dalamnya menyertakan wanita sebagai pekerja. Seiring waktu berjalan beberapa negara juga mengadopsi perayaan Hari Wanita Internasional seperti Australia, Kanada, Cina, Denmark, Mesir, Perancis, Jerman, Yunani, India, Iran, Republik Ireland, Israel, Italia, Japan, Amerika Latin, Argentina, Cili, Meksiko, Lebanon, Malaysia, Nepal, Belanda, Nikaragua, Norwegia, Polandia, Rusia, Arab Saudi, Korea Selatan, Swedia, Taiwan, Thailand, Ukraina, dan Kerajaan Inggris serta Indonesia.

Pada perayaan Hari Wanita Internasional, figur publik internasional ternama yaitu Kim Kardashian West merayakan Hari Wanita Internasional dengan caranya yang unik yaitu dengan mempublikasikan foto selfie yang disebar melalui akun Facebook dan Twitter @KimKardashian juga pada situs resmi miliknya. Berbagai reaksi diterima oleh Kim Kardashian West berkaitan dengan foto selfienya termasuk dari Bette Midler - seorang penyanyi, penulis lagu, aktris, komedian dan produser film dari Amerika.

Pada akun Twitternya, @BetteMidler berkelakar," Jika Kim ingin kita semua melihat bagian darinya yang tak pernah dipublikasikan maka ia harus menelan kameranya".

Menanggapi hal tersebut, Kim Kardashian West malah mengajak Bette Midler untuk berpose seperti dirinya.

Sementara itu, banyak wanita yang menyayangkan cara Kim Kardashian West merayakan Hari Wanita Internasional yang seharusnya dapat dilakukan dengan cara yang elegan sehingga dapat meningkatkan harkat dan martabat wanita di mata dunia Internasional.
Tidak ada komentar: